Senin, 17 Oktober 2016

Sebuah Prinsip

saat itu, ada sebuah jalan yang terbuka untukku
aku masuk kejalan itu tanpa hambatan apapun
namun, tiba-tiba aku terjatuh 
aku langsung terdiam dan membisu

sejenak aku berfikir, ini bukan jalanku
mengapa aku masuk kejalan ini?
jika aku bisa kembali
aku tak akan mengambil jalan ini

aku terus berfikir bersama rasa pilu
kesedihan itu, masih ada direlung hatiku
tapi aku tak ingin terpaku
ini bukan prinsipku

kesedihan itu, tak akan lagi membuat hatiku beku
dan menusuk jiwa dan kalbuku
dengan berfikir tenang
aku menemukan sebuah jalan

jalan yang Sang Kuasa tunjukkan
terpampang jelas di hadapanku
semala ini, kesedihan itu hanya menutup mataku
menghalangi datangnya kebahagiaan

sekarang aku selalu percaya
segala sesuatu ada jalan keluarnya
hanya kita sendirilah yang menentukan
akankan kita bangkit, atau terpaku bersama kesedihan

prinsipku, tetaplah berdiri kokoh seperti pohon besar
meski angin berhembus kencang
dan yakinlah setelah badai akan turun hujan deras
kemudian langit akan menjadi cerah

prinsip itu, jati dirimu
hakikatnya, jati diri bukan dicari tapi dibentuk
penuhilah kebahagiaan dihati dan jadilah dirimu sendiri
dengan selalu mengingat dan percaya pada Sang Ilahi.

15 November 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Bersabarlah

Jika banyak pasir yang kau genggam Uraikanlah dalam tulisan indah Jangan kau luapkan Dengan kata bernoda Memalui bibirmu yang menawan Karena...